Sekolah Kaderisasi: Tumbuhkan Pengurus Adaptif dan Solutif Bagi Pengkaderan

Sekolah Kaderisasi: Tumbuhkan Pengurus Adaptif dan Solutif Bagi Pengkaderan

Dalam rangka menyelaraskan gerakan kaderisasi untuk satu periode kepengurusan masa khidmat 2020-2021, Biro Kaderisasi PMII Rayon Ekonomi mengadakan kegiatan Sekolah Kaderisasi dengan tema “Strategi Kaderisasi Sebagai Tombak Gerakan PMII Rayon Ekonomi yang Adaptif dan Solutif” di rumah pergerakan Al-Fadhilah Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Sabtu, (21/11/2020).

Sekolah kaderisasi ini diikuti oleh seluruh Pengurus Rayon PMII Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Komisariat UIN Walisongo Semarang masa khidmat 2020-2021, yang dilaksanakan secara offline dan online. Penyelenggaraan secara offline dilaksanakan  di rumah pergerakan Al-Fadhilah Meteseh,  sedangkan  untuk acara online dengan menggunakan media Google meet.

Sahabat Rizal selaku ketua panitia menegaskan tentang pentingnya menumbuhkan sikap adaptif bagi pengurus terhadap perubahan-perubahan yang terjadi saat ini.

“Adaptif itu berarti mampu beradaptasi dalam kondisi dan situasi apapun sehingga disetiap gerakannya mampu menyelaraskan antara visi kaderisasi dengan visi PMII Rayon Ekonomi, dengan adanya perkembangan zaman yang semakin besar, kita harus solutif dalam melawan arus perkembangan zaman”, terangnya.

Senada dengan apa yang disampaikan oleh ketua panitia, kordinator Biro Kaderisasi sahabat Khoirun juga memberikan arahan kepada pengurus agar mengikuti kegiatan ini dengar serius dan maksimal.

“Tentang esensi diadakannya sekolah kaderisasi yaitu untuk mematangkan beberapa materi dan nantinya juga akan membentuk pola kaderisasi untuk satu periode kedepan. Yang di mana pengurus tidak hanya datang dan makan lalu pulang. Jadi pengurus PMII Rayon Ekonomi ditekankan untuk benar-benar memahami esensi dari diadakannya sekolah kaderisasi agar dalam mengikuti kegiatan ini bisa maksimal dan dapat memahami materi yang di sampaikan“, ucap pria 20 tahun tersebut.

Dalam kegiatan ini diisi juga dengan 4 materi yang disampaikan oleh demisioner pengurus Rayon Ekonomi sendiri. Ke-empat materi tersebut adalah materi ke PMII-an, Aswaja, Doktrinasi dan Tipologi.

Melalui kegiatan sekolah kaderisasi ini, ketua Rayon Ekonomi sahabat Iqbal Rozaqi berharap akan bertambahnya  bekal bagi semua pengurus dalam rangka merekrut anggota baru pada tahun ini.

Mungkin acara ini berbeda dengan sebelumnya. Kita akan berdikusi dan belajar bersama terkait dengan materi yang disampaikan oleh pemateri. Sehingga kita mempunyai bekal untuk menghadapi kader 2020,” harapnya.

 

Penulis: Hendrawan Dwi J

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *